Kamis, 26 Februari 2015

Proyek yang menggunakan Bata Ringan


Berikut ini beberapa proyek yang telah menggunakan bata ringan  :



1Hotel HorisonPurwokerto
2Gedung Pusat Layanan Akademik UNYYogyakarta
3Superindo RonggowarsitoSolo
4Hotel HorisonSolo
5UNS KartasuroSolo
6IAIN KartasuraKartasura
7Hotel Aston Paramount MagelangMagelang
8Hotel AmarisSemarang
9Superindo SemarangSemarang
10Ruko Saka SquareSemarang
11Inul VistaSemarang
12Superindo SemarangSemarang
13Best Western Star HotelSemarang
14Star ApartementSemarang
15Gedung ASKESSemarang
16Hotel Swiss BelCirebon
17Puncak Kertajaya ApartementSurabaya
18Masjid Nurul Huda UNSSolo
19Nandya Pelita (Proyek) ; CV. Mekar Utama Indah Jakarta 
20Mall Kota Casablanca Project JPCC Lantai 3Jakarta Pusat
21Astra Honda Motor WarehouseSemarang
22Marina Convention CenterSemarang
23PT. BAJATAMAKarawang Timur
24Kantor Siba SuryaSemarang
25IPB Bogor (Kampus SI)Bogor
26Hotel The BrothersSolo
27Superindo Sultan Agung SemarangSemarang
28Graha Kita 18 BaliBali
29PT. BatindoSolo
30PGSD UNNES TegalTegal
31UNNES Tahap IVSemarang
32Ramayana Departemen StorePekalongan
33UNNES SemarangSemarang
34Rumah Sakit SantosaBandung
35Hotel Horison RissYogyakarta
36Hotel @HOMYogyakarta
37Show Room United BikeSurabaya
38Timur Universitas TerbukaSolo
39Hotel SunanSolo
40Bank Mandiri PekalonganPekalongan
41Hotel Aston TunjunganSurabaya
42Neo HotelSemarang
43Hotel AlanaSurabaya
44Hotel IbisMalang
45Hotel EdelweisBali
46Hotel Aston ParamountMalang
47Hotel AmarisBali
48MG ApatementSemarang
49Ayana The RimbaBali
50N5Bali
5166Bali
52PakubuwonoJakarta Selatan
53Pondok Pesantren Miftahul HudaPurwodadi
54RS Muhammadiyah Lamongan
55Holland Bakery SemarangSemarang
56Hotel CavingtonYogyakarta
57Holland Bakery BalikpapanBalikpapan
58Gor Universitas Semarang (USM)Semarang
59MTS MuhammadiyahPekalongan
60Gedung Fakultas Kedokteran UNDIPSemarang
61RSUP Kariadi SemarangSemarang
62SKT PlumbonCirebon
63Gedung Wisata HatiSurabaya
64Toko Redjo MulyoPurbalingga
65SMP-IT Assalaam Boarding School PekalonganPekalongan
66Hotel Ibis SemarangSemarang
67Hotel Dominic PurwokertoPurwokerto
68Puncak Bukit Golf Apartement SurabayaSurabaya
69Superindo Dhoho Plaza KediriKediri
70STT Telkom PurwokertoPurwokerto
71Hotel Horison PekalonganPekalongan
72Duta Indah Karya (Blok D & A)Jakarta Barat
73Rumah Makan Santai Ria / AdmiralSemarang
74Hotel RinjaniSemarang
75Ruko Mataram SquareSemarang
76Proyek Mangga BesarJakarta Barat
77Proyek Susilo Raya C1Jakarta Barat
78Rumah Sakit BersalinSemarang
79Hotel Kusma (Kusuma Madya)Semarang
80Hotel Kesambi HijauSemarang
81Citra Sun GardenSemarang
82Ruko Abdul Rahman SalehSemarang
83Coca Cola Amatil Indonesia (CCAI)Semarang
84Gedung Pertemuan Min Nan Gong Hui Tahap 3Semarang
85RSUI Harapan AndaTegal
86Ruko RinjaniSemarang
87Perumahan Harmoni ResidentSemarang
88Citra GrandSemarang
89Kemang ViewBekasi
90Kedubes KoreaJakarta Selatan
91PUSDIKLAT BKMBogor
92Hotel AzizaSolo
93Proyek Hotel Mega (Grand Mega Resort & Spa)Bali
94Jogja City MallYogyakarta
95Showroom Nasmoco SiliwangiSemarang
96RS Columbia AsiaSemarang
97Pabrik Garmen FukuryuSemarang
98Pabrik Kubota IndonesiaSemarang
99Giant ExpressSemarang
100PoltekkesSemarang
101PMISemarang
102UNNESSemarang


Hubungi :
Andy
08567 4567 912


Perbandingan panel lantai dengan beton konvensional per m2

ILUSTRASI
Perbandingan panel lantai dengan beton konvensional per m2


Panel lantai
harga
Beton konvensional tebal 12 cm
harga
Panel lantai
1 m3 menjadi 8 m2
 Rp          262,500
Material beton


Rp. 2100000 per m3
Pasir
0,0624 m3 per m2 ,Rp. 250000 per m3
 Rp            15,600

 koral
0,0972 m3 per m2, Rp. 260000 per m3
 Rp            25,272






pemakaian semen
11,875 kg per m2
 Rp            23,750
Pemakaian semen
38,7615 kg per m2
 Rp            58,142
Rp. 2000 per kg
Rp. 1500 per kg






Besi
3,145 kg per m2
 Rp            28,305
Besi
19,201 kg per m2
 Rp          172,801
Rp. 9000 per kg
Rp. 9000 per kg






bekisting
-

Bekisting
triplek, kaso 4/6, balok 6/12,
 Rp          336,787
kayu dolken, paku, dll
Rp. 336,787 per m2






upah
Rp. 75,300 per m2
 Rp            75,300
Upah
Rp. 82,599 per m2
 Rp            82,599






Total
 Rp          389,855
Total
 Rp          691,202



Selasa, 24 Februari 2015

Jam Layanan Konsumen

JAM LAYANAN KONSUMEN 


Untuk informasi tentang produk atau harga Bata Ringan dan Panel lantai SB CON silakan hubungi saya di jam kerja berikut :
Senin - Jumat ( 8 pagi s/d 4 sore )
Sabtu ( 8 pagi s/d 1 siang )
Hari minggu off
Bisa Call or SMS dengan menyertakan :
1) Nama
2) Alamat kirim / proyek
3) Kebutuhan bata & panel, jika belum tahu jumlah bata & panel yg akan di order bisa mencantumkan panjang, lebar dan tinggi bangunan yg akan di bangun.

 Harga tergantung lokasi kirim dan jumlah pengambilan kubikasi.
Terima kasih
0856 40000 671

Rabu, 07 Januari 2015

Cara Memasang Bata Hebel ( Bata Ringan )

                         

    Cara Memasang Bata Hebel ( Bata Ringan ) 




Cara Pemasangan Bata Ringan:

pemasangan-0
1. Letakkan thin bed mortar dengan trowel ke arah vertikal dan horisontal pada permukaan bata ringan.
pemasangan-0
2. Pastikan seluruh permukaan bata tertutup oleh adukan mortar.
pemasangan-0

3. Setelah terpasang pastikan pasangan terpasang rapat dan kuat dengan memukulkan palu karet dari samping






























4. Kemudian pukul-pukul juga dengan palu karet pada atas permukaan.
IMG_0320




Info : ANDY 
Lumbung Jati Semarang : Jl.Woltermonginsidi genuksari tlogo genuk semarang jawa tengah.
nol delapan lima 7 nol nol nol 3 tujuh 505 
nol delapan dua satu 74567 sembilan satu dua

Harga dapat berubah tanpa pemberitahuan sebelumnya ! ! !



Perbandingan Bata Merah, Batako dan Bata Ringan

Perbandingan Bata Merah, Batako dan Bata Ringan

1.     BATA MERAH
Spesifikasi batu bata merah :
• Berat jenis kering (ρ) : 1500 kg/m3
• Berat jenis normal (ρ) : 2000 kg/m3
• Kuat tekan : 2,5 – 25 N/mm² (SII-0021,1978)
• Konduktifitas termis : 0,380 W/mK
• Tebal spesi : 20 – 30 mm
• Ketahanan terhadap api : 2 jam
• Jumlah per luasan per 1 m2 : 70 - 72 buah dengan construction waste

Kelebihan Bata Merah :
  • Tidak memerlukan keahlian khusus untuk memasang.
  • Ukurannya yang kecil memudahkan untuk pengangkutan.
  • Mudah untuk membentuk bidang kecil
  • Murah harganya
  • Mudah mendapatkannya
  • Perekatnya tidak perlu yang khusus.
  • Tahan Panas, sehingga dapat menjadi perlindungan terhadap api.
Kekurangan Bata Merah :
·         Sulit untuk membuat pasangan bata yang rapi
·         Menyerap panas pada musim panas dan menyerap dingin pada musim dingin, sehingga suhu ruangan tidak dapat dikondisikan atau tidak stabil.
·         Cenderung lebih boros dalam penggunaan material perekatnya.
·         Kualitas yang kurang beragam dan juga ukuran yang jarang sama membuat waste-nya dapat lebih banyak.
·         Karena sulit mendapatkan pasangan yang cukup rapi, maka dibutuhkan pelsteran yang cukup tebal untuk menghasilkan dinding yang cukup rata.
·          Biaya lebih tinggi (akibat pekerjaan yang lama) 
·         Waktu pemasangan lebih lama dibandingkan bahan dinding lainnya.
·         Berat, sehingga membebani struktur yang menopangnya.
·         Bata merah menimbulkan beban yang cukup besar pada struktur bangunan.
2. BATAKO
Selanjutnya setelah bata merah adalah Batako, material dinding dari batako ini umumnya dibuat dari campuran semen dan pasir kasar yang dicetak padat atau dipress. Selain itu ada juga yang membuatnya dari campuran batu tras, kapur dan air. Bahkan kini juga beredar batako dari campuran semen, pasir dan batubara. Dengan bahan pembuatan seperti yang telah disebutkan, batako memiliki kelemahan yaitu kekuatannya lebih rendah dari bata merah, sehingga cenderung terjadi keretakan dinding, terutama jika bagian kosong-nya tidak diisi dengan adukan spesi. Pemakaian material batako untuk dinding juga membuat bangunan lebih hangat bahkan cenderung pengap dan panas, tidak seperti bata merah yang terbuat dari material tanah. Batako cenderung lebih ringan daripada bata merah. Teksturnya pun terlihat lebih halus dari bata merah.
Kelebihan Batako :
  • Pembuatan mudah dan ukuran dapat dibuat sama.
  • Ukurannya besar, sehingga waktu dan ongkos pemasangan juga lebih hemat.
  • Khusus jenis yang berlubang, dapat berfungsi sebagai isolasi udara.
  • Apabila pekerjaan rapi, tidak perlu diplester.
  • Lebih mudah dipotong untuk sambungan tertentu yang membutuhkan potongan.
  • Sebelum pemakaian tidak perlu direndam air.
  • Kedap air sehingga sangat kecil kemungkinan terjadinya rembesan air.
  • Pemasangan lebih cepat.
Kekurangan Batako :
  • Mudah terjadi retak rambut pada dinding.
  • Mudah dilubangi dan mudah pecah karena terdapat lubang pada bagian sisi dalamnya.
  • Kurang baik untuk insulasi panas dan suara.
3. BATA RINGAN
Material yang menyerupai beton dan memiliki sifat kuat, tahan air dan api, awet (durable) yang dibuat di pabrik menggunakan mesin. Bata ini cukup ringan, halus dan memiliki tingkat kerataan permukaan yang baik. Memiliki panjang 60 cm, tinggi 20-40 cm dan tebal 75,100, 125, 150, 175, 200 cm. Adonannya terdiri dari pasir kwarsa, semen, kapur, sedikit gypsum, air, dan alumunium pasta sebagai bahan pengembang (pengisi udara secara kimiawi). Setelah adonan tercampur sempurna, nantinya akan mengembang selama 7-8 jam. Alumunium pasta yang digunakan dalam adonan tadi, selain berfungsi sebagai pengembang ia berperan dalam mempengaruhi kekerasan beton. Volume aluminium pasta ini berkisar 5-8 persen dari adonan yang dibuat, tergantung kepadatan yang diinginkan. Adonan beton aerasi ini lantas dipotong sesuai ukuran. Bata ringan ini diciptakan agar dapat memperingan beban struktur dari sebuah bangunan konstruksi, mempercepat pelaksanaan, serta meminimalisasi sisa material yang terjadi pada saat proses pemasangan dinding berlangsung. Material bata ringan ini pembuatannya sudah sangat modern dimana material ini dibuat dengan menggunakan mesin pabrik. Bata ini cukup ringan, halus dan memilki tingkat kerataan yang baik. Bata ringan ini diciptakan agar dapat memperingan beban struktur dari sebuah bangunan konstruksi, mempercepat pelaksanaan, serta meminimalisasi sisa material yang terjadi pada saat proses pemasangan dinding berlangsung.
Spesifikasi bata ringan :
• Berat jenis kering : 520 kg/m3
• Berat jenis normal : 650 kg/m3
• Kuat tekan : > 4,0 N/mm2
• Konduktifitas termis : 0,14 W/mK
• Tebal spesi : 3 mm
• Ketahanan terhadap api : 4 jam
•
Jumlah (kebutuhan) bata ringan per 1 m2 : 8 – 9 buah tanpa construction waste.

 Kelebihan Bata Ringan :
  • Memiliki ukuran dan kualitas yang seragam sehingga dapat menghasilkan dinding yang rapi.
  • Tidak memerlukan siar yang tebal sehingga menghemat penggunaan perekat.
  • Ringan dengan 1/3 beratnya bata merah, biaya angkutan dan konstruksi menjadi hemat. Lebih ringan dari pada bata biasa sehingga memperkecil beban struktur.
  • Mudah pengerjaan karena bobot yang ringan dan kuat menjadikan Bata Ringan AAC SB Con mudah digergaji, dibor, dibentuk dan  dikerjakan hanya dengan menggunakan peralatan kayu biasa. Pelaksanaannya lebih cepat daripada pemakaian bata biasa.
  • Akuran dan Presisi
    Sistem produksi berteknologi tinggi membuat dimensi dan ukuran Bata Ringan AAC SB Con sangat akurat dan presisi sehingga pembangunan akan cepat dan hemat perekat dan acian.
    Tidak diperlukan plesteran yang tebal, umumnya ditentukan hanya 2,5 cm saja.
  • Tahan Api yang merupakan solusi paling tepat untuk keamanan api : tingkat tahanan kebakaran hingga 4 jam - tertinggi diantara semua macam material dinding serta kedap dan tahan air sehingga kecil kemungkinan terjadinya rembesan air. Tidak akan menyerap air - cirinya adalah mengapung diatas air
  •  Bata ringan memiliki sifat yang tahan api. Tidak hanya api, bata ringan juga bersifat tahan terhadap cuaca ekstrim. Entah itu badai, panas menyengat, angin kencang, hingga cuaca di bawah nol derajat.
  • Mempunyai kekedapan suara yang baik.
·         Untuk penggunaan rumah, dinding bata ringan juga bebas lumut, jamur, ngengat, dan tentunya bebas pengeroposan.
  • Tahan lama dengan ciri yang kuat dan tahan terhadap perubahan cuaca
  • Ramah Lingkungan
    Bata Ringan AAC SB Con tidak mengandung bahan-bahan yang beracun maupun berbahaya
  • Kuat tekan yang tinggi.
  • Mempunyai ketahanan yang baik terhadap gempa bumi.
Kekurangan Bata Ringan :
  • Karena ukurannya yang besar, untuk ukuran tanggung, membuang sisa cukup banyak.
  • Perekatnya khusus. Umumnya adalah semen instan, yang saat ini sudah tersedia di lapangan.
  • Diperlukan keahlian khusus untuk memasangnya, karena jika tidak dampaknya sangat kelihatan.
  • Jika terkena air, maka untuk menjadi benar-benar kering dibutuhkan waktu yang lebih lama dari bata biasa.
  • Agak susah mendapatkannya, hanya toko material besar yang menjual bata ringan ini.
Secara produktivitas
untuk pekerjaan pasangan dinding bata ringan, 1 orang tukang dapat mengerjakan luasan sekitar 16 m, sedangkan untuk pekerjaan pasangan dinding bata merah, 1 orang tukang dapat mengerjakan luasan sekitar 10 m. Dengan kata lain penyelesaian pekerjaan 1 m luasan pasangan dinding bata ringan, lebih cepat 1,6 kali dibandingkan dengan penyelesaian pekerjaan 1 m luasan pekerjaan pasangan dinding bata merah., Apabila pekerjaan dinding berada pada lintasan kritis, adanya perbedaan kecepatan pemasangan, maka akan berpotensi menghemat biaya proyek secara keseluruhan.

Bata merah memiliki berat 250 kg/m , sedangkan bata ringan memiliki berat 57,5 kg/m, atau dengan kata lain bata merah lebih berat 4,34 kali dibandingkan dengan bata ringan. Dengan adanya perbedaan, maka pemilihan bata ringan sebagai salat satu alternatif penutup dinding, akan mengakibatkan penghematan desain dari struktur konstruksi.


Contoh Cara menghitung Bata merah dan Bata ringan :
Bata ringan dengan tebal 7.5 cm ( lebar = 20 cm dan panjang = 60 cm )
1 m3 (kubik) = 1 / (0.075×0.2×0.6) = 111 buah
Jika harga per m3 =  Rp. 765.000,-
Maka per bijinya =  Rp. 765.000,- / 111 = Rp. 6.891,- per biji

Kemudian kita hitung kebutuhan per meter persegi (m2) bata ringan :
1m2 (persegi) = 1 / (0.2×0.6) = 8.33 buah
Jadi kebutuhan material per-m2 = 8.33 x Rp. 6.891,- = Rp. 57.402,-

Sekarang kita hitung untuk bata merah dengan tebal 10 cm ( lebar = 4 cm dan panjang = 24 cm )
Harga per biji bata merah = Rp. 560,- per biji

Kemudian kita hitung kebutuhan per meter persegi (m2) bata merah :
1m2 (persegi) = 1 / (0.04×0.24) = 104 buah
Jadi kebutuhan material per-m2 = 104 x Rp. 560,- = Rp. 58.240,-

Mana Yang Lebih Murah?
Saat ini di Jakarta dan sekitarnya bata ringan dijual seharga Rp 750 – 790 rb/ kubik ( sekitar 110 buah/ kubik ) atau Rp 6.800 – 7.200/ buah, sedangkan bata merah Rp 350 – 500/ buah tergantung kualiast dan ukuran. Nama nya aerasi paling beda harga ( setiap merek )  lima persen, beda harga bata ringan yang belum terkenal dengan yang branded sekitar Rp 20 ribuan/ kubik. Dibawah ini ada perbandingan penggunaan bata merah dan bata ringan yang dirumuskan berdasarkan keterangan dari beberapa praktisi bangunan dilapangan :




INFO :  VERY   0856 40000 671